KKN2025

seputar kegiatan KKN STAI Ma’arif Kendal-Ngawi 2025 di desa Sobontoro Magetan

WhatsApp Image 2025 07 23 At 13.42.37 Abf8452c Scaled E1753263977735 768x1024

PEMBUKAAN KKN 2025 STAI MA’ARIF KENDAL-NGAWI DI DESA SOBONTORO, MAGETAN

MAGETAN, 2025 – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) MA’ARIF KENDAL NGAWI menggelar acara pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun ajaran 2025/2026 yang diselenggarakan di Balai Desa Sobontoro, Kecamatan Kendal, Kabupaten Ngawi, pada Rabu, 23 Juli 2025. Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI, seluruh dosen pendamping, Kepala Desa Sobontoro beserta jajarannya, serta seluruh mahasiswa peserta KKN yang akan melaksanakan pengabdian masyarakat di dua lokasi berbeda. Dalam sambutannya, Rektor STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI, Bapak Dul Sai’in, M.Pd.I menyampaikan bahwa program KKN kali ini akan berlangsung selama 40 hari. “KKN ini berlangsung selama 40 hari dengan filosofi ‘Ben mentes’. Seperti proses terciptanya manusia yang membutuhkan waktu 40 hari, Insyaallah dengan 40 hari itu hasilnya bisa mentes,” ujar Rektor. Rektor juga menjelaskan alasan pemilihan Desa Sobontoro sebagai lokasi KKN. “KKN ini dipilih di Sobontoro karena di Sobontoro itu gudang e ulama, gudang e ilmu. Banyak ulamanya di sini,” terangnya. Lebih lanjut, Rektor berpesan kepada seluruh peserta KKN untuk meniatkan kegiatan ini sebagai bentuk “tabarukan ulama” atau mengambil berkah dari para ulama yang ada di desa tersebut. Program KKN di Desa Sobontoro ini akan dibagi menjadi dua kelompok yang ditempatkan di Dusun Dong Gedang dan Dusun Mbangoan, dengan harapan dapat menjangkau seluruh wilayah desa secara optimal. Sementara itu, Kepala Desa Sobontoro, Bapak Jumino, S.E dalam sambutannya memberikan motivasi kepada para mahasiswa peserta KKN. “Jangan minder sekolah jurusan agama, jangan bingung nanti kerja apa. Dunia gak usah dipikir, yang penting mencari ilmu,” tegas Kepala Desa dengan penuh semangat. Pesan tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta KKN yang hadir, mencerminkan semangat tinggi untuk menjalani program pengabdian masyarakat di Desa Sobontor. Acara pembukaan ini diakhiri dengan doa bersama dan foto bersama antara seluruh peserta KKN, dosen pendamping, Rektor, serta pemerintah desa yang hadir, menandai dimulainya program KKN STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI tahun ajaran 2025/2026.

PEMBUKAAN KKN 2025 STAI MA’ARIF KENDAL-NGAWI DI DESA SOBONTORO, MAGETAN Read More »

WhatsApp Image 2025 07 22 At 05.46.14 A43e12de 768x1024

Mahasiswa KKN STAIM Kendal Ngawi Sowan ke Warga dan Tokoh Masyarakat Dusun Dong Gedang

Magetan, 21 Juli 2025 — Peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) STAIM Kendal Ngawi melaksanakan kegiatan sowan atau kunjungan silaturahmi kepada warga sekitar, perangkat RT dan RW, serta tokoh agama di Dusun Dong Gedang, Desa Sobontoro, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 21 Juli 2025 ini bertujuan membangun keakraban serta menjalin komunikasi awal antara mahasiswa peserta KKN dengan tokoh-tokoh masyarakat di lingkungan tempat mereka mengabdi. Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain Bapak Wawan (Ketua RW 02), Bapak Ketua RT 05, Kyai Muhtarom selaku tokoh agama setempat, serta Bu Rifa selaku Kepala MI Al-Mustofa. Seluruh mahasiswa terlibat dalam kegiatan ini. Mereka menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan KKN sekaligus mendengarkan arahan serta harapan dari para tokoh masyarakat. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa juga menyampaikan kesiapan mereka untuk berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan masyarakat, serta membantu proses pembelajaran di TPA dan MI Al-Mustofa. Kegiatan sowan ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik bagi mahasiswa dalam melaksanakan pengabdian dan menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat setempat.

Mahasiswa KKN STAIM Kendal Ngawi Sowan ke Warga dan Tokoh Masyarakat Dusun Dong Gedang Read More »

DSCF1212 1 1024x683

PROSESI SERAH TERIMA PESERTA KKN, PEMDES SIAP DAMPINGI HINGGA 24 JAM

TRENGGALEK, 2025 – Usai pelepasan oleh Menteri Agama Lukman Hakim Saifudin, peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) menggelar prosesi serah terima yang diselenggarakan di Balai Desa Wonokerto kec. Suruh Kab. Trenggalek, 23/07/2025. Acara serah terima tersebut dihadiri oleh Dosen pendamping Lapangan (DPL)  Dr. Ulfa ulinuha, M.Pd.I dan Seluruh jajaran pemerintahan desa dari Lurah hingga RT. Dr. Ulfa ulinuha dalam sambutannya mengatakan, “KKN gelombang 2 terdiri dari 5 tipe, (1) KKN Internasional yang dipusatkan di Thailand Selatan. (2) KKN Nusantara yang dipusatkan di Ternate. (3) KKN Nasional yang dipusatkan di samarinda. (4) KKN Revolusi Mental yang berpusat di Panggul dan Pule. Dan (5) KKN Reguler yang terpusat di Tulungagung dan Trenggalek.” “Jadi, KKN di desa wonokerto ini termasuk tipe reguler. Berfokus menggali potensi yang ada di desa wonokerto dan menindaklanjutinya”. Ujarnya. Dalam prosesi penyerahan, Dr. Ulfa ulinuha mengungkapkan agar pemerintah desa atau warga masyarakat untuk senantiasa mengingatkan para peserta KKN. “KKN itu kuliah kerja nyata, kalau di kampus itu kuliah mboten nyata. Amergi kenyataan itu kadang tak sesuai angen-angen, kulo nyuwun Bapak/Ibuk sedoyo puron lan legowo ngelingake lare-lare peserta KKN niki”, Sementara itu, kepala desa yang diwakili oleh Pak Winardi selaku sekretaris desa, karena kepala desa berhalangan hadir, mengungkapkan ketersediaannya untuk mendampingi teman-teman KKN. “Kedepan pemerintah desa atau pun masyarakat umum akan membantu secara total teman-teman KKN, bahkan 24 jam.”Tegas Pak Win. Dalam prosesi penerimaan tersebut Pak Win juga menegaskan bahwa, “hari ini saya menerima 41 peserta KKN, dan saya pastikan saat pulang masih utuh 41, syukur-syukur kalau nambah, kecantol warga sini.” Tandas beliau dan langsung mencairkan suasana seisi ruangan. Prosesi serah terima ini diakhiri dengan foto bersama oleh mahasiswa KKN dan para tamu undangan yang hadir.

PROSESI SERAH TERIMA PESERTA KKN, PEMDES SIAP DAMPINGI HINGGA 24 JAM Read More »

Van Goh

Babad Desa

Babad Desa: Pengertian dan Ruang Lingkupnya Babad desa adalah kisah atau catatan sejarah yang menceritakan asal-usul suatu desa, tokoh pendiri, serta perkembangan desa dari masa ke masa. Biasanya ditulis dalam bentuk narasi atau tembang, babad desa tidak hanya berfungsi sebagai sumber informasi sejarah, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya dan jati diri masyarakat. Ruang lingkup babad desa meliputi asal nama desa, leluhur atau tokoh utama yang mendirikan desa, peristiwa penting yang terjadi, nilai-nilai adat, dan sistem sosial yang berkembang. Babad desa menjadi warisan tak benda yang berharga bagi generasi penerus.

Babad Desa Read More »