picture1

LAPORAN MINGGUAN KEGIATAN KKN KELOMPOK I STAIM KENDAL-NGAWI DI DESA PLANGKRONGAN

STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI

LAPORAN MINGGUAN KEGIATAN KKN KELOMPOK I STAIM KENDAL-NGAWI DI DESA PLANGKRONGAN

picture1

PENDAMPINGAN GURU DALAM KEGIATAN MASA TA’ARUF MURID MADRASAH (MATAMUDA) MI KHOLID BIN WALID

Magetan, 15 juli 2026

Mahasiswa KKN Kelompok 1 desa plangkrongan STAI Ma’arif kendal Ngawi ikut berpartisipasi membantu guru dalam melaksanakan kegiatan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA). para guru menyambut mereka dengan hangat. Salah satu guru bahkan mengatakan bahwa kehadiran mahasiswa KKN membawa suasana baru di lingkungan sekolah. “Alhamdulillah, kami senang sekali sekolah ini menjadi salah satu tempat kegiatan KKN. Kehadiran adik-adik tentu bisa menjadi tambahan semangat dan pengalaman baru bagi anak-anak. Mudah-mudahan selama di sini kita bisa bekerja sama dengan baik,” tutur beliau kepala sekolah MI Kholid Bin Walid.

Dalam rangka mendukung kelancaran kegiatan tersebut, mahasiswa KKN STAI Ma’arif Kendal Ngawi turut membantu guru-guru MI Kholid Bin Walid dalam pelaksanaan berbagai rangkaian kegiatan MATAMUDA yang dilaksanakan selama 3 hari, mereka memba

ntu kegiatan antara lain: Membantu pendampingan peserta didik baru, Membantu mengondisikan siswa selama kegiatan berlangsung, Membantu mengisi beberapa materi. Salah satunya yang berjudul “Anti bullying” dan disampaikan oleh Dika Kurniawan.

“Jika melihat teman dibully, jangan ikut mengejek, tetapi bantu dan laporkan kepada guru. Mari bersama-sama menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan menyenangkan tanpa bullying” ungkapnya. Kegiatan berjalan dengan baik dan memberikan edukasi yang bermanfaat bagi peserta didik.

Mereka juga memberikan ice breaking, serta mengadakan beberapa permainan edukatif untuk melatih kefokusan dan kekompakan para siswa. Anak-anak terlihat sangat antusias dan gembira dalam mengikuti setiap kegiatan yang diberikan. Mereka mengikuti permainan dengan semangat, tertawa bersama, serta menikmati suasana belajar yang lebih santai dan menyenangkan

Kegiatan pendampingan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) di MI Kholid Bin Walid memberikan pengalaman yang berharga bagi mahasiswa KKN STAI Ma’arif Kendal Ngawi dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta didik baru dapat beradaptasi dengan lingkungan madrasah, sedangkan mahasiswa memperoleh pengalaman nyata dalam mendukung proses pendidikan yang berlandaskan nilai-nilai Islami.

picture2

SILATURAHMI MAHASISWA KKN KELOMPOK 1 DESA PLANGKRONGAN STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI DENGAN PERANGKAT DESA DALAM RANGKA KOORDINASI PROGRAM KERJA KKN

Pada minggu pertama pelaksanaan KKN, mereka memulai dengan melakukan kegiatan silaturahmi kepada perangkat desa sebagai bentuk koordinasi awal sebelum menjalankan program kerja. Mereka mengawali dengan perkenalan mahasiswa KKN kepada Kepala Desa beserta perangkat desa, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian maksud dan tujuan pelaksanaan KKN di desa tersebut.

Dalam pertemuan tersebut, salah satu mahasiswa memaparkan rencana program kerja yang akan dilaksanakan selama masa KKN, “Maksud kedatangan kami untuk silaturahmi sekaligus mohon izin karena insyaallah akan melaksanakan KKN di desa ini. Mohon doa dan bimbingannya selama kami di sini,” ungkap salah satu mahasiswa. Perangkat desa pun memberikan sambutan yang baik serta menyampaikan berbagai informasi mengenai kondisi masyarakat, potensi desa, dan beberapa kebutuhan yang dapat menjadi perhatian mahasiswa selama melaksanakan pengabdian. Selain itu, perangkat desa juga memberikan arahan agar setiap kegiatan yang dilaksanakan dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa sehingga program kerja dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

”Monggo dilaksanakan dengan baik. Semoga adik-adik diberi kelancaran dan bisa membawa manfaat untuk masyarakat. Kalau ada apa-apa, koordinasikan saja dengan saya atau perangkat desa. Semoga betah di sini,” tutur beliau.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Melalui pertemuan ini terjalin komunikasi yang baik antara mahasiswa KKN dan pemerintah desa sebagai langkah awal dalam membangun kerja sama selama pelaksanaan KKN.

picture3

BELAJAR BERMASYARAKAT MELALUI KEIKUTSERTAAN MAHASISWA KKN DALAM MUSYAWARAH DANA GUYUB RUKUN

Mahasiswa KKN menghadiri musyawarah warga di kediaman bapak Ruslan jogoboyo yang membahas penggunaan Dana Guyub Rukun di Desa Plangkrongan. Musyawarah tersebut dihadiri oleh perangkat desa, pengurus Guyub Rukun, ketua RT/RW, serta beberapa perwakilan masyarakat. Kehadiran mahasiswa KKN bertujuan untuk bersilaturahmi sekaligus mengenal proses pengambilan keputusan yang dilakukan di lingkungan desa.

Selama musyawarah berlangsung, mahasiswa lebih banyak menyimak jalannya diskusi. Warga bersama perangkat desa menyampaikan berbagai usulan mengenai penggunaan Dana Guyub Rukun, seperti untuk membantu kegiatan sosial, perbaikan fasilitas umum, serta kebutuhan lain yang dianggap mendesak. Setiap usulan dibahas bersama, kemudian dipertimbangkan berdasarkan kondisi dan kemampuan dana yang tersedia hingga akhirnya diperoleh kesepakatan bersama.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN tidak terlibat dalam pengambilan keputusan karena hal tersebut merupakan kewenangan masyarakat dan pengurus Guyub Rukun. Namun, mahasiswa ikut membantu menyiapkan tempat sebelum acara dimulai dan membantu merapikan perlengkapan setelah musyawarah selesai. Selain itu, mahasiswa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkenalan dengan tokoh masyarakat dan memahami budaya musyawarah yang menjadi salah satu bentuk kebersamaan warga Desa Plangkrongan.

Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman mengenai pentingnya musyawarah sebagai sarana menyampaikan aspirasi dan mengambil keputusan secara mufakat. Kegiatan tersebut juga memberikan gambaran nyata tentang semangat gotong royong dan kekeluargaan yang masih terjaga di tengah masyarakat Desa Plangkrongan.

picture4

MAHASISWA KKN KELOMPOK 1 DESA PLANGKRONGAN IKUT HADIR MEMBANTU PELAYANAN KEGIATAN POSYANDU BALITA

Kegiatan Posyandu Balita dilaksanakan di Desa Plangkrongan dengan melibatkan kader posyandu, tenaga kesehatan, ibu balita, serta mahasiswa KKN Kelompok 1. Mahasiswa hadir sejak awal kegiatan untuk membantu mempersiapkan tempat dan perlengkapan yang akan digunakan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa membantu proses pendaftaran peserta, mengatur antrean, mendampingi proses penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan balita, serta membantu mencatat hasil pemeriksaan sesuai arahan kader posyandu. Selain itu, mahasiswa juga membantu mengarahkan peserta agar pelayanan berjalan lebih tertib dan nyaman.

Suasana kegiatan berlangsung dengan baik dan penuh semangat. Mahasiswa dapat bekerja sama dengan kader posyandu serta berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya Posyandu sebagai upaya menjaga kesehatan balita sejak dini.

Selain membantu pelayanan, mahasiswa turut berinteraksi dengan para ibu balita dengan memberikan edukasi sederhana mengenai pentingnya menjaga gizi seimbang, imunisasi, serta pemantauan tumbuh kembang anak. Kehadiran mahasiswa disambut baik oleh kader Posyandu karena dinilai dapat meringankan pekerjaan dan membuat pelayanan menjadi lebih tertib.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam mendukung program kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap pentingnya pelayanan kesehatan ibu dan anak di tingkat desa. Diharapkan partisipasi mahasiswa KKN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Plangkrongan serta mempererat kerja sama antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan kualitas pelayanan Posyandu.

picture5

KEGIATAN MENGAJAR MAHASISWA KKN DI TPQ SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN MASYARAKAT

Salah satu kegiatan rutin yang dilakukan oleh mahasiswa KKN STAI Ma’arif Kendal Ngawi di Desa Plangkrongan adalah ikut berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajar di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ). Kegiatan ini menjadi bagian dari program harian mahasiswa sebagai bentuk pengabdian di bidang pendidikan keagamaan.

Setiap hari, mahasiswa KKN hadir di TPQ untuk membantu mendampingi para santri dalam belajar membaca Al-Qur’an, mulai dari tingkat dasar hingga lanjutan. Selain mengaji, mahasiswa juga membantu memberikan pembelajaran mengenai doa-doa harian, hafalan surat pendek, serta pengetahuan dasar tentang agama sesuai dengan kebutuhan para santri.

Kehadiran mahasiswa KKN disambut baik oleh para ustadz/ustadzah TPQ dan para santri. Anak-anak terlihat antusias mengikuti kegiatan mengaji karena mendapatkan suasana belajar yang berbeda dengan adanya kakak-kakak mahasiswa yang mendampingi mereka. Mahasiswa juga berusaha menciptakan pembelajaran yang lebih menarik dengan cara yang sederhana agar para santri lebih mudah memahami materi.

Melalui kegiatan rutin ini, mahasiswa KKN berharap kehadiran mereka dapat memberikan manfaat bagi TPQ dan masyarakat Desa Plangkrongan, serta mempererat hubungan antara mahasiswa dengan lingkungan sekitar selama masa pengabdian berlangsung.

picture6

PEMBUKAAN KKN 2026 KELOMPOK 2 MAHASISWA STAI MA’ARIF KENDAL NGAWI DI DESA PLANGKRONGAN, MAGETAN

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2026 mahasiswa STAI Ma’arif Kendal Ngawi resmi dibuka di Desa Plangkrongan, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, pada selasa, 14 juli 2026. Acara pembukaan ini menjadi awal pelaksanaan kegiatan pengabdian mahasiswa kepada masyarakat selama berada di desa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa KKN, dosen pembimbing lapangan, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) STAI Ma’arif Kendal Ngawi, dosen pendamping, perangkat desa, serta tokoh masyarakat Desa Plangkrongan. Rektor STAI Ma’arif Kendal Ngawi tidak dapat hadir dalam kegiatan tersebut, sehingga pembukaan diwakili oleh Kepala LPM.

Dalam sambutannya, Kepala LPM menyampaikan bahwa kegiatan KKN tahun 2026 ini dilaksanakan selama 19 hari dengan mengusung tema Pengabdian Kepada Masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa KKN bukan hanya menjadi kegiatan akademik, tetapi juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari masyarakat serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh selama di bangku perkuliahan.

Beliau juga menyampaikan bahwa peserta KKN tahun ini merupakan mahasiswa yang sebagian besar merupakan santri dan termasuk dalam pengurus inti di pondok pesantren. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu membawa nilai-nilai keilmuan, kedisiplinan, serta semangat pengabdian yang telah terbentuk selama berada di lingkungan pesantren ke tengah masyarakat Desa Plangkrongan.

Selain pelaksanaan KKN, disampaikan pula bahwa para mahasiswa nantinya akan kembali mendampingi kegiatan di pondok pesantren dalam rangka persiapan dan pelaksanaan haflah. Hal tersebut menjadi bagian dari tanggung jawab mahasiswa sebagai santri yang tetap membersamai kegiatan pondok di sela-sela pelaksanaan pengabdian masyarakat.

Pihak pemerintah Desa Plangkrongan menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN STAI Ma’arif Kendal Ngawi dan berharap selama kegiatan berlangsung mahasiswa dapat berbaur dengan masyarakat, menjaga komunikasi yang baik, serta memberikan kontribusi positif melalui program-program yang dilaksanakan.

picture1

Acara pembukaan ditutup dengan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan KKN selama 19 hari dapat berjalan lancar, memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Plangkrongan, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat.

BELAJAR DAN BERKOLABORASI: MAHASISWA KKN DALAM PEMBUATAN KERAJINAN ANYAMAN BAMBU

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 1 Desa Plangkrongan melaksanakan kunjungan ke salah satu pelaku usaha kerajinan anyaman bambu yang berada di desa sebagai bagian dari kegiatan observasi potensi ekonomi lokal. Kunjungan ini bertujuan untuk mengenal lebih dekat proses produksi kerajinan tradisional sekaligus memperoleh pengalaman secara langsung dalam pembuatan anyaman bambu.

Berdasarkan hasil wawancara dengan pemilik usaha, “usaha kerajinan anyaman bambu ini telah berjalan selama kurang lebih delapan tahun. Bahan bakunya berupa bambu tidak diperoleh dari kebun sendiri, melainkan dibeli dari pemasuk yang telah menyediakan bambu siap dianyam” ungkapnya. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses produksi dan menjaga kelancaran kegiatan usaha.

Produk yang dihasilkan bukan berupa barang jadi, melainkan lembaran anyaman bambu yang nantinya digunakan sebagai wadah buah. Lembaran anyaman tersebut kemudian disetorkan kepada pelanggan yang bergerak di bidang penjualan buah. Selama menjalankan usahanya, pemilik telah memiliki pelanggan tetap sehingga hasil produksi dapat dipasarkan secara rutin.

Dalam proses produksi, terdapat dua ukuran lembaran anyaman yang dibuat. Lembaran berukuran 50 cm dijual dengan harga Rp3.000 per lembar, sedangkan lembaran berukuran 25 cm dijual dengan harga Rp1.500 per lembar. Kapasitas produksi bergantung pada waktu dan kecepatan pengerjaan. Dalam satu hari, apabila pengerjaan dilakukan secara maksimal, pemilik usaha mampu menghasilkan sekitar lima lembar anyaman. Namun, pada hari-hari biasa produksi berkisar antara tiga hingga empat lembar per hari.

Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN juga diberi kesempatan untuk mencoba membuat anyaman bambu secara langsung dengan bimbingan pemilik usaha. Mahasiswa mempelajari teknik dasar menganyam, mulai dari menyusun bilah-bilah bambu hingga membentuk pola anyaman yang rapi. Meskipun terlihat sederhana, proses menganyam membutuhkan ketelitian, kesabaran, serta keterampilan yang diperoleh melalui latihan yang berkelanjutan.

picture7

Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses produksi, tantangan yang dihadapi pelaku usaha, serta pentingnya menjaga keberlangsungan kerajinan tradisional sebagai salah satu sumber penghasilan masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan apresiasi terhadap usaha mikro berbasis kerajinan lokal serta mendorong upaya pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi masyarakat desa.

AKSI BERSIH MASJID SEBAGAI BENTUK PENGABDIAN MAHASISWA KKN KEPADA MASYARAKAT

Plangkrongan – Magetan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) melaksanakan kegiatan bersih-bersih masjid sebagai salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga kebersihan tempat ibadah di lingkungan posko. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali dengan melibatkan seluruh anggota kelompok KKN.

Di lingkungan posko terdapat dua masjid yang menjadi sasaran kegiatan kebersihan. Agar pelaksanaan berjalan lebih efektif, mahasiswa membagi anggota menjadi dua kelompok, di mana masing-masing kelompok bertanggung jawab membersihkan satu masjid. Pembagian tugas ini memungkinkan kedua masjid mendapatkan perhatian yang sama sehingga kebersihan dan kenyamanannya tetap terjaga.

Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi menyapu dan mengepel lantai masjid, membersihkan kaca dan jendela, merapikan karpet serta perlengkapan ibadah, membersihkan tempat wudu dan kamar mandi, serta membersihkan halaman masjid dari sampah dan daun-daun yang berserakan. Seluruh kegiatan dilakukan secara gotong royong dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan tempat ibadah yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah. Selain memberikan manfaat bagi jamaah, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa KKN untuk menjalin hubungan yang lebih erat dengan masyarakat serta menumbuhkan rasa kepedulian terhadap fasilitas umum.

Melalui kegiatan yang dilaksanakan secara rutin setiap minggu, mahasiswa KKN berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan mendorong terciptanya budaya menjaga kebersihan, khususnya di lingkungan tempat ibadah. Program ini juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan pengabdian mahasiswa selama pelaksanaan KKN.

picture9

STAI MA’ARIF
KENDAL NGAWI

Informasi Lembaga

NSPT: 143352104101
Kode PT: 213434
Status: Perguruan Tinggi Swasta
Kopertais Wilayah IV

Alamat & Kontak

Jl. Raya Simo–Glodok, Desa Simo, Kec. Kendal, Kab. Ngawi, Jawa Timur 63261

+62 857-3743-8172

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *